Jujur saya gak expect kelasnya akan sesignifikan ini efeknya ke hidup saya


Ika Febriana


Pertama tama saya mau bilang makasih buat mbak deasi dan tim GMC. jujur saya gak expect kelasnya akan sesignifikan ini efeknya ke hidup saya. selama ini saya merasa rumah saya selalu berantakan sampai rasanya emosi. padahal suami dan anak sudah membantu membereskan. ternyata permasalahannya ada pada manajemen yang buruk. pelan pelan materi di kelas ini saya aplikasikan. biasanya kalau saya melihat rumah saya berantakan, saya pasti langsung marah, uring uringan. sekarang jadi merasa ketika berantakan adalah saat terbaik buat mengamati. harus mulai darimana, apa masalahnya, bagaimana pemecahannya. masyaAllah. gak perlu buang tenaga buat marah marah.

Manfaatkan waktu dengan bijak. dibanding marah marah saat melihat rumah berantakan, sekarang saya lebih senang mengamati. bagaimana harus diurai permasalahan ini. karena setiap masalah pasti datang dengan solusi.

Jujur waktu daftar kelas ini, saya gak kenal siapa itu mbak Deasi. saya gak pernah kepikiran bakal sekompleks ini materi yang diajarkan. tapi ada perasaan: “kayaknya harus daftar nih”. seperti ada yang berbisik dan membuat yakin. mungkin ada sesuatu yang ingin Allah tunjukkan lewat kelas ini, agar saya bisa jadi seorang manajer rumah tangga yang handal, masyaAllah. doakan ya mbak.

Seberapa Penting & Mengapa Menurutmu Untuk Semua Wanita Indonesia (Ibu, Istri) untuk memiliki keahlian Manajemen Rumah Tangga ini? Dan untuk mengambil kelas ini? 
skala 1 hingga 10, saya akan beri skala maksimal. 10. wajib banget. sebelum ikut kelas ini, teman teman selalu bilang bahwa manajemen rumah tangga saya sudah cukup hebat. seorang ibu bekerja dengan anak 3 tahun tanpa ART dan suami dengan jam kerja yang shift-shift an. tapi nyatanya? saya masih jauh dari apa yang diajarkan di kelas ini. jauh banget malahan hahaha. sampai malu saya. kelas ini yang dibutuhkan oleh ibu ibu, belajar menerima kondisi dan mencari solusi. bukan cuma marah marah aja kerjanya.


Search