Apa Yang Menahanmu Untuk Berubah Jadi Kamu Yang Terbaik?

Written by on September 15, 2021

Apa yang membuatmu tetap berada dimana kamu berada saat ini?
Apa yang membuatmu macet?
Apa yang membuatmu tidak bergerak mengambil langkah?
Apa yang menghalangimu jadi kamu yang terbaik?
Apa yang membuatmu berputar-putar?

Takut Sakit
Sakit dalam bentukan apapun itu kamu melabelinya = Takut Sakit
Takut malu
Takut kerja lebih keras
Takut capek
Takut persepsi orang berubah
Takut membuat orang lain jadi nggak nyaman
dan ketakutan lainnya

Ketakutan di atas adalah ketakutan yang jelas dialami semua orang
Dan rata-rata kita akan mengakui satu atau lebih dari ketakutan itu
Dan kalau sudah mengaku, nyaman rasanya… dan sayangnya kita berhenti disini.

Tapi paling jelas sebenarnya adalah ketakutan kita tentang kesadaran yang muncul, yang kemudian membuat kita cuma punya 2 pilihan setelah kita menyadari sesuatu

Setelah menyadari kebenaran akan masalah tersebut :
1. Melakukannya karena kita butuh untuk berubah meski itu nggak nyaman yang artinya kita harus menjadi terbuka, menerimanya

2. Memilih mengacuhkannya, menyangkalnya dan jangan berubah atau setengah-setengah berubah dengan menjadi Hipocrite

Apa yang membuat kita tetap tidak melangkah meski kita tahu melangkah adalah hal terbaik adalah ketakutan untuk mengetahui lebih banyak tentang realita kita (yang membuat ego kita berteriak karena kesakitan) dan kita jadi harus bertindak berdasarkan apa yang kita ketahui.

Penolakan biasanya berarti kita tetap di tempat kita berada
Dan tetap berada di tempat = kita menunggu untuk tenggelam

Karena melanjutkan hidup dengan ideal butuh kita untuk melangkah menjadi kita yang lebih baik dan tidak berubah = kita memilih tidak melanyutkan pelayaran hidup dan berharap tidak ada yang menggoncang perahu kita agar tidak tenggelam tetapi pada akhirnya berperjalanan itu yang bisa membuat kita “memperbaiki perahu karena berlabuh” tidak bisa kita dapatkan yg artinya berada di tempat = tenggelam.

Jika dengan tahu segala fakta yang benar
Kemudian kita menerimanya

Artinya kita harus mengubah ekspektasi dan perilaku kita dgn cara tertentu.

Apapun itu yang harus kita ubah pada diri kita:
Lebih berkomitmen
Lebih punya Integritas
Lebih Disiplin
Lebih Konsisten
Lebih Jujur
Lebih Mencintai

Jika semua peluru ego sudah tertangkis oleh logika untuk menguatkanmu melangkah tetapi tetap saja kamu tidak mau mulai melangkah meski melihat jalan itu terang dan jelas, cuma 1 hal yang bisa jadi pilihanmu:
Pilih fakta

Fakta itu bisa mentransformasi kita jika kita menerimanya
Kesadaran = Adanya perubahan.
Perubahan sangat bisa = menyakitkan karena tidak nyaman

Hidup kita selalu saja berada di pilihan menghadapi rasa takut untuk sakit tentang apapun itu.. yang biasanya selalu membuat kita terjebak untuk memilih yang nyaman (tidak melangkah).

Meskipun semua rasa sakit dan ketakutan itu tidak bisa dihindari
Sadarkah kita jika inilah kehidupan?

Solusinya?
Bagaimana diri ini bisa mencari cara yang membantu dan membesarkan hati?
Bagaimana diri ini dapat membantu menghadapi rasa sakit untuk berubah?

1. Mulailah MENERIMAnya,
2. Kemudian melangkah dan mulai dari menghadapi rasa ketidaknyamanan kecil dari rasa sakit yang tumbuh,
3. Kemudian bertahap menghadapi penderitaan yang tampaknya (saat ini) tak terbayangkan bisa dilewati karena terlalu sulit, besar, terlalu sakit untuk dibayangkan karena kita ingin menjadi lebih sadar-lebih baik?

Mengapa memilih melakukan semua ini?
Karena inilah hakikat kehidupan
Dan inilah Berlian Kehidupan yang ingin kita dapatkan, dimana Berlian itu?
Bersembunyi di kedalaman kita, seperti buah dalam cangkang yang harus dipecahkan cangkangnya, Berlian harus melalui proses burning dan tekanan to finally show her self
(for us who believe to journey to Him SWT or God of your understanding)

Ps: This is the reality of living in the creation space
Pps: Mohon untuk menjawab semua tanya di pintu masuk, kami tidak akan menerima request join yang tidak lengkap, please respect the space.


Tagged as , , ,



Comments

Leave a Reply



Search