Plastik Yang Tidak Hilang vs Krisis Kesehatan

Written by on August 31, 2021

PLASTIK TIDAK HILANG
Dia mengecil dan kembali ke kita atau anak cucu kita

Jika ada yang bertanya-tanya,
Mengapa penyakit autoimmune dan penyakit kronis semakin meningkat jumlah dan ragamnya, coba lihat di sekitar kita.

Bukan..
Jangan lihat hamparan sawah yang hijau
Jangan juga check instagram traveling atau Explore Malang

😳 Lihat isi rumah kita yang penuh barang plastik dan bahan kimia sintetis
😳 Lihat polusi yang keluar dari cerobong asap
😳 Lihat pantai bersih tapi tunggu saat sesudah hujan besar tiba dan lihat pantainya yang penuh kembali dengan plastik
😳 Lihat TPA
😳 Lihat sudut-sudut kota yang tidak “bermake-up” seperti area kota yang di poles

Meski penyakit autoimmune dan penyakit kronis itu kompleks, saya percaya kalau kita tidak perlu menunggu hasil penelitian keluar untuk mengatakan bahwa racun dari lingkungan kita itu punya peranan yang sangat penting terhadap krisis kesehatan manusia.

Dan yang paling menyedihkan lagi, justru toxic dari hal yang paling disepelekan adalah yang paling mempengaruhi anak-anak kita.

Penyakit Autoimmune adalah 1 dari 10 penyebab kematian tertinggi pada anak usia 1-14 tahun, dan 1 dari 8 penyebab kematian tertinggi pada usia 15-24 tahun.

Lebih dari sebelumnya, ini bukan jamannya lagi kita menunggu minta pertanggungjawaban pemerintah, atau meminta pemerintah bertindak duluan.

Sekarang waktunya kita untuk berjuang demi kesehatan kita dan anak cucu kita nanti.

Kita menghabiskan sangat banyak waktu meneliti komposisi makanan yang kita beli, apa ini super food atau tidak, apa ini gluten free atau bukan, apa ini dibuat cold pressed atau juicer biasa, iya semua itu penting adanya, tapi kita butuh untuk MOVE ON dari nutrisi dan merubah gaya hidup kita, cara kita hidup sebagai konsumen.

Siapapun yg mendalami tentang sampah +daur ulang,
Saya percaya bahwa sebenarnya kita tidak tahu kemana 99% sampah plastik kita berakhir. Dan bercermin dari usaha daur ulang plastik yang saya jalani dulu, saya jamin, akan lebih banyak sampah plastik yang berakhir di tubuh kita dari pada terdaur ulang.

Nggak peduli hal itu bisa kita lihat
Atau
Tidak terlihat oleh mata
Semua yang di alam ini terkoneksi adanya

Yang kita lihat indah di alam, in creation itu dari Allah SWT (or name your God)⠀
Yang kita lihat buruk, sampah, racun itu cerminan dari diri kita⠀

Sudah waktunya kita berubah dan berjuang untuk memerangi penyakit ini dan apapun yang mungkin datang karena cara hidup kita, mulailah dari hal yang sederhana,⠀
🚀Ubah apa yang kita makan⠀
⁣🚀Ubah apa yang kita pakai⠀
⁣🚀Ubah apa yang kita beli atau ingin kita beli⠀

💗Cuma ada 1 cara sederhana untuk merubah kehidupan manusia di planet ini,⠀
Yaitu dengan menjadi pembeli yang bijak, yang membeli dengan memikirkan tentang fitrah & nilai moral tertinggi. Karena itu akan menuntun kita menjadi bagian aktif dari solusi.⠀

💗Coba kita tanyakan ini ke diri kita sendiri sebelum membeli;⠀
1. Apa saya butuh barang ini?⠀
2. Berapa lama barang ini akan awet?⠀
3. Seberapa banyak polusi yang dihasilkan dari membuat barang ini?⠀
4. Seberapa banyak polusi yang akan dihasilkan selama +setelah barang ini saya pakai?⠀
5. Apakah barang ini berpotensi tinggal di TPA atau badan air-sungai-laut?⠀

😢Tolong jangan beli barang yang tidak kamu butuhkan⠀
⁣😢Tolong jangan beli barang toxic⠀
⁣😢Tolong tolak plastik sekali pakai⠀
⁣😢Tolong pikirkan anak cucu kita⠀
and⠀
(do you still care about the goodness of life for yourself? For you to want this to change?)⠀

sumber foto @karltaylorphotography

Jika kalian ingin belajar untuk mengkondisikan rumahmu agar bebas toxic semaksimal mungkin, please join Kelas Rumah Bebas Toxic & Minim Sampah

bahaya plastik

Tagged as , , , ,



Comments

Leave a Reply



Search