Pentingnya Kualitas Udara Dimana Kita Tinggal Dan Tidur

Written by on August 31, 2021

Laporan dari saya tentang KESEHATAN

Iya…

Saya tahu, kita nggak tinggal di udara seperti fairy (peri) atau burung yang menghabiskan waktunya untuk terbang.

Tapi saya pikir, kalian ngerti deh maksud saya.

Kalau kita ingin sembuh, membaik kondisi kesehatannya, menjaga tubuh yang cuma satu ini, kuncinya? TIDUR! Tidur yang berkualitas. Karena dengan tidur tubuh kita jadi relax, nafas kita menjadi dalam, tekanan darah turun, darah mengalir dengan lancar, reparasi tubuh berjalan lebih baik (you know all of this).

Tapi apa kaitannya tidur yang berkualitas dengan UDARA?

Paru-paru kita

Mereka butuh kualitas udara yang baik.

Dalam kurun waktu yang singkat, kami sekeluarga 8 kali pindah rumah kontrakan di Malang!

Kenapa?

Karena salah satu masalah utamanya adalah kualitas udara yang tidak sehat.

Kalau rumah kota itu punya kami sendiri, pasti rumahnya sudah kita bongkar/perbaiki agar punya kualitas udara yang bagus, tapii..karena itu rumah kontrakan dan mereka nggak bersedia untuk memperbaikinya, ya pilihan kami cuma pindah.

Mungkin kita nggak sadar, tapi paru-paru kita adalah guru kita tentang kualitas udara.

Jangan sepelekan mereka-mereka yang punya sensitifitas pada pernapasan (yang nggak ada kaitannya dengan alergi atau turunan), coba cek kualitas udara di rumahmu. Mereka itu dikaruniai kehebatan untuk mendeteksi udara yang tidak sehat.

Apa sih yang mempengaruhi kualitas udara?

Saya ngomongin panjang lebar tentang hal ini di Kelas Rumah Bebas Toxic,

Beberapa di antaranya:

1. Polutan

2. Gas beracun seperti VOC (volatile organic compounds) dan PBDEs (polybrominated diphenyl ethers) yang biasanya ada di barang/alat/tempat yang tidak kita sangka seperti cat rumah, pengawet kayu, spray dari aerosol, pembersih rumah tangga, pengharum ruangan, produk untuk kendaraan, baju dry cleaning, stationary dan produk crafting, dan banyak lainnya.

3. Jamur (ini nih salah satu yang paling disepelekan)

Jadinya harus ngapain?

1. Pakai Air Purifier (the best you can afford), kami meletakannya 1 di dalam kamar (we spent at least 1/3 of our live in the bedroom) meski tinggal di tengah hutan, karena rumah kami nggak 100% bebas chemical toxic

2. Deep cleaning rumahmu secara berkala

3. Cek Jamur

4. Ganti kasur dan bantal (tahu kenapa bantal seiring waktu jadi lebih berat?)

5. Jangan pakai pengharum ruangan termasuk aromaterapi yang bukan essential oil murni

Untuk membantu menyehatkan paru-paru kita, saya nulis artikel ini beberapa tahun yang lalu, hope it will help InshaAllah


Tagged as , ,



Comments

Leave a Reply



Search